kalianmempunyai cinta, kalian akan memahaminya. Rangkaian bait puisi yang diunggah oleh Jalaluddin ar-Rumi. Seorang sufi yang berperan sebagai pencari hakikat di balik syariat, penggelora cinta dalam penghambaan, pemabuk (ekstase) dalam kerinduan cinta, penyadar dalam percumbuan, pencinta yang dibatasi oleh kesempurnaan.
Kumpulan syair puisi cinta dan sajak tasawuf Jalaluddin Rumi. Apakah anda menyukai rangkaian kata mutiara dan kata bijak Jalaluddin Rumi atau puisi dan syair Jalaluddin Rumi yang memiliki ciri khas tersendiri dibanding dengan penyair Blog puisi dan kata bijak menerbitkan beberapa syair Jalaluddin Rumi dan puisi Jalaluddin Rumi serta sajak tasawuf untuk menambah koleksi puisi dan syair dari para penyair yang berikut ini adalah daftar judul kumpulan syair puisi cinta dan sajak tasawuf Jalaluddin Rumi yang di terbitkan diantaranyaTanpa cinta segalanya tak bernilaiAku Adalah Kehidupan KekasihkuAnggur cintaCinta lautan tak bertepiYang menerangkan cinta adalah cinta sendiriPuisi Cinta wanitaMenyatu dalam cinta20 sajak tasawufJalan tasawufSekitar sembilan judul Syair dan sajak Jalaluddin Rumi puisi cinta dan lain kisah cerita puisi karya Jalaluddin Syair - Puisi Cinta Dan Saja Tasawuf Jalaluddin RumiJalaluddin Rumi adalah seorang penyair sufi bernama lengkap Maulana Jalaluddin Rumi Muhammad bin Hasin al Khattabi al-Bakri Jalaluddin Rumi atau sering pula disebut dengan nama puisi Rumi yang terkenal bernama al-Matsnawi al-Maknawi konon adalah sebuah revolusi terhadap Ilmu Kalam yang kehilangan semangat dan kekuatannya. Isinya juga mengeritik langkah dan arahan filsafat yang cenderung melampaui puisi Jalaluddin Rumi dan syair Jalaluddin Rumi yang diterbit blog puisi dan kata bijak terdapat beberapa dari matsnawi untuk lebih jelasnya kata kata cinta Jalaluddin Rumi dalam bentuk puisi dan sajak tasawuf disimak saja berikut ini. TANPA CINTA, SEGALANYA TAK BERNILAIJika engkau bukan seorang pencinta, maka jangan pandang hidupmu adalah tanpa Cinta, segala perbuatan tidak akan dihitung pada Hari Perhitungan waktu yang berlalu tanpa Cinta, akan menjelma menjadi wajah yang memalukan Kesedaran telah turun dari langit dan terikat pada bumi sepanjang dua atau tiga merupakan bintang-bintang di langit agama yang dikirim dari langit ke pentingnya Penyatuan dengan Allah dan betapa menderitanya Keterpisahan angin, buatlah tarian ranting-ranting dalam zikir hari yang kau gerakkan dari Persatuan. Lihatlah pepohonan ini ! Semuanya gembira bagaikan sekumpulan wahai bunga ungu, mengapakah engkau larut dalam kepedihan ?Sang lili berbisik pada kuncup “Matamu yang menguncup akan segera mekar. Sebab engkau telah merasakan bagaimana Nikmatnya Kebaikan.”Di manapun, jalan untuk mencapai Kesucian Hati adalah melalui Kerendahan dia akan sampai pada jawaban “YA” dalam pertanyaan “Bukankah Aku ini Rabbmu ?AKU ADALAH KEHIDUPAN KEKASIHKUApa yang dapat aku lakukan, wahai umat Muslim?Aku tidak mengetahui diriku bukan Kristen, bukan Yahudi,Bukan Majusi, bukan dari Timur, maupun dari darat, maupun laut,Bukan dari Sumber Alam,Bukan dari surga yang berputar,Bukan dari bumi, air, udara, maupun api;Bukan dari singgasana, penjara, eksistensi, maupun makhluk;Bukan dari India, Cina, Bulgaria, Saqseen;Bukan dari kerajaan Iraq, maupun Khurasan;Bukan dari dunia kini atau akan datangSurga atau neraka;Bukan dari Adam, Hawa, taman Surgawi atau Firdaus; tempatku tidak bertempat, jejakku tidak raga maupun jiwaku semuanya adalah kehidupan Kekasihku …ANGGUR CINTADia datang, bak Rembulan yang tak pernah terlihat di langit, baik dalam jaga maupun dalam api abadi yang tak pernah Wahai Paduka, dari cawan anggur cinta-Mu jiwaku berenang meninggalkan kerangka raga pertama Pemberi buah anggur tiba, hatiku nan tengah kesepian menjadi mendapat mitra,Anggur membakar dadaku dan seluruh pembuluhku kian sarat dengan darah;Namun ketika citra-Nya memikat seluruh pandanganku,Suara pun merendah“Sungguh indah , O Anggur nan perkasa dan Piala nantiada tara!”Tangan kuat cinta merenggut dari atas hingga ke dasar tempat yang diselubungi kegelapanYang celah-celahnya enggan meraih sinar jika lautan Cinta tiba-tiba memasuki pandangannya, melompatlah segera ke dalam, serta “Temukan aku sekarang juga!”Sebab, bila matahari bergerak, awan pun mengikutinya dari hati menyertaimu, O Matahari Tabriz!CINTA LAUTAN TAK BERTEPICinta adalah lautan tak bertepi, langit hanyalah serpihan buih langit berputar karena gelombang Cinta andai tak ada Cinta, dunia akan bukan karena Cinta, bagaimana sesuatu yang organik berubah menjadi tumbuhan?Bagaimana tumbuhan akan mengorbankan diri demi memperolah ruh hewani?Bagaimana ruh hewani akan mengorbankan diri demi nafas Ruh yang menghamili Maryam?Semua itu akan menjadi beku dan kaku bagai salju, tidak dapat terbang serta mencari padang ilalang bagai atom jatuh cinta pada Yang Maha Sempurna dan naik ke atas laksana mereka yang tak terdengar, sesungguhnya, adalah lagu pujian Keagungan pada MENERANGKAN CINTA ADALAH CINTA SENDIRIHati ngilu inilah yang membaringkan berahi telanjang pencintaTiada sakit dengan hati yang menyemburkan luka seperti adalah rasa pilu karena berpisah, tandaDan bola kaca rahasia-rahasia ia buatan langit ataupun bumiCinta akan membimbing kita ke Sana pada akan gagal menerangkan cintaSeperti keledai di lumpur Cinta sendirilah pengurai matahari sendiri yang menerangkan matahari?Kenali ia! Seluruh bukti yang kaucari ada di WANITAJika secara lahir istrimu yang kauatur, secara batinkaulah yang diatur oleh ia yang kauinginkan,Inilah ciri manusia pada jenis binatang lain cinta kurangterdapat, dan itu menunjukkan rendahnya berkata bahwa wanita mengungguli orang bijak,sementara lelaki-lelaki sesat dalam diri leleki melekat kekejian binatang,Cinta dan kelembutan adalah sifat manusia, nafsu danangkara adalah sifat adalah seberkas sinar Tuhan ia bukan kekasihlelaki yang suka mencipta mungkin kau saja yang berpendapatbahwa ia bukan DALAM CINTABerpisah dari Layla, Majnun jatuh semakin lemah, sementara suhu badan semakin tabib menyarankan bedah, “Sebagian darah dia harus dikeluarkan, sehingga suhu badan menurun.”Majnun menolak, “Jangan, jangan melakukan bedah terhadap saya.”Para tabib pun bingung, “Kamu takut?Padahal selama ini kamu masuk-keluar hutan seorang takut menjadi mangsa macan, tuyul atau binatang buas kenapa takut sama pisau bedah?”“Tidak, bukan pisau bedah itu yang kutakuti,”jawabMajnun. “Lalu, apa yang kau takuti?”“Jangan-jangan pisau bedah itu menyakiti Layla.”“Menyakiti Layla? Mana bisa? Yang dibedah badanmu.”“Justru itu. Layla berada di dalam setiap bagian yang berjiwa cerah tak akan melihat perbedaan antara aku dan Layla.”Itulah beberapa kata kata jalaluddin rumi dalam bentuk syair dan puisi cinta Jalaluddin Rumi selanjutnya adalah sajak tasawuf jalaluddin rum, selengkapnya disimak saja berikut SAJAK TASAWUF1Sssttt! Diamlah! Dengarkan suara dalam dirimu. Ingatlah firman pertama-Nya “Kita melampaui setiap kata.”2Di dalam cahaya-Mu aku belajar dalam keindahan-Mu aku belajar menulis senantiasa menari di dalam hatiku, meski tak seorang pun melihat-Mu, dan terkadang aku pun ikut menari “Penglihatan Agung” inilah yang menjadi inti dari seniku.3Hakikat Yang Maha Pengasih hadir secara langsung laksana sinar matahari yang menerangi kasih-Nya tidaklah berasal dari berbagai bentuk yang ada di bumi. Kasih-Nya melampaui setiap bentuk yang ada dinbumi, sebab bumi ini dan segala isinya tercipta sebagai perwujudan dari kasih-Nya.4Jika kau ingin melihat wajah-Nya, maka tengoklah pada wajah sahabatmu tercinta.5Sekian lama aku berteriak memanggil nama-Mu sambil terus-menerus mengetuk pintu rumah-Mu. Ketika pintu itu terbuka, aku pun terhenyak dan mulai menyadari sesungguhnya selama ini aku telah mengetuk pintu dari dalam rumahku sendiri.6Demi Allah, ketika kau melihat Jatidirimu sebagai YangMaha Indah, maka kau pun akan menjadi menyembah dirimu sendiri7Karena Cinta segalanya menjadi ada. Dan hanya karenaCinta pula, maka ketiadaan nampak sebagai keberadaan.8Pada Hari Kebangkitan, orang-orang akan berjalan sempoyongan. Di depan-Mu, mereka akan menggigil dengan wajah pucat karena aku akan memeluk kasih-Mu dan berkata kepada mereka “Mintalah apa pun; mintalah atas namaku.”9Aku ingin melihat wajah-Mu pada sebatang pohon, pada matahari pagi, dan pada langit yang tanpa warna.10Ketika aku mati sebagai manusia, maka para malaikat akan datang dan mengajakku terbang ke langit ketika aku mati sebagai malaikat, maka siapa yang akan mendatangiku?Kau tak akan pernah dapat membayangkannya!11Diamlah! Cinta adalah sebutir permata yang tak bisa kaulemparkan sembarangan seperti sebutir batu.12“Mintalah sesuatu kepada-Ku,” begitu Kau berkata suatu ketika. Aku tertawa dan berkata “Aku telah cukup bersama-Mu. Tanpa kehadiran-Mu, seluruh dunia ini hanyalah sebatang kayu yang mengapung dan terombang-ambing di samudera-Mu.”13Yakinlah, di Jalan-Cinta itu Tuhan akan selalu bersama-Mu.14Sufi adalah seorang lelaki atau seorang perempuan yangTelah patah hati terhadap dunia.15Segalanya yang kau lihat mempunyai akarnya di dalam dunia yang tak terlihat. Bentuk akan berubah, namun intisarinya tetaplah sama.16Ketika sedih, aku bersinar bagaikan bintang pagi. Ketika patah hati, hakekatku justru tersingkap sendiri. Ketika aku diam dan tenang seperti bumi, tangisku bagaikan guntur yang menggigilkan surga di langit tertinggi.17Aku tidak tahu siapa sebenarnya “Aku”. Tetapi, ketika aku berjalan ke dalam diriku sendiri, maka aku pun terkejut ternyata “Aku” adalah suara milik-Mu, gema yang terpantul dari “Dinding-Keilahian”.18Setiap orang yang tinggal jauh dari sumber-Nya, dari Jati dirinya, maka ia akan selalu rindu untuk kembali ke masa ketika ia masih dipersatukan dengan-Nya.19Ketika kami mati, jangan cari pusara kami di bumi. Tetapi,temukan di dalam hati para pecinta.20Kematianku adalah perkawinanku dengan TASAWUFSumbatlah telinga nafsumu, yang bagai kapas menutupi kesadaranmu dan membuat tuli telinga dirimu tanpa telinga, tanpa rasa, tanpa pemikiran,Dan dengarkanlah seruan Tuhan, “Kembalilah!”Atas perjalanan lahir, kata dan tindakan kita,Di atas langitlah perjalanan batin kitaTubuh berjalan di atasnya yang berdebuRuh berjalan, bagaikan Yesus, di atas Kumpulan puisi Jalaluddin Rumi dan syair Jalaluddin Rumi serat sajak tasawuf Rumi, Semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan, Baca juga artikel puisi dan syair lainnya di halaman lain atau blog puisi dan kata bijak. Cintaadalah suatu penyakit, orang yang dihinggapinya tidak pernah ingin disembuhkan. 38. Jiwaku adalah dari tempat lain, saya yakin itu, dan saya berniat untuk berakhir di sana. 39. Kau harus hidup di dalam cinta, sebab manusia yang mati tidak dapat melakukan apa pun. Siapa yang hidup? Dia yang dilahirkan oleh Cinta. 40.Syair Cinta Jalaludin Rumi – Syair cinta jalaludin rumi merupakan salah satu yang populer bagi kalangan anak remaja hingga orang tua. Karya-karya dari Rumi memang sangat menarik untuk dibahas. Postingan kali ini saya akan menuliskan syair-syair yang pernah dibuat oleh Jalaludin Rumi. Perbedaan puisi karya Rumi dengan karya sufi penyair lainnya adalah seringnya ia memulai puisinya dengan menggunakan kisah-kisah. Tapi hal ini bukan dimaksudkan dengan ia ingin menulis puisi naratif. Kisah ini biasanya digunakan sebagai media alat pernyataan pikiran dan ide. Rumi banyak membuat syair-syair maupun puisi yang bermakna “cinta”. Nah, sebelum saya membuat postingan tentang Jalaludin Rumi, apakah sobat pernah mendengar nama Jalaludin Rumi ? atau belum sama sekali. Nah bagi sobat kuliah yang belum mengenal siapa itu Jalaludin Rumi, sobat bisa kunjungi dahulu ya postingan web kuliah tentang Biografi Jalaludin Rumi. Bagaimana sobat ? sudah dibaca kan postingan biografi Jalaludin Rumi ? sekarang sudah kenal kan dengan Jalaludin Rumi ? Penasaran dengan karya-karyanya yang indah ? Berikut adalah beberapa syair cinta dari Jalaludin Rumi Syair Cinta Jalaludin Rumi Janganlah cinta kepada sesama manusia melebihi cinta kita kepada Allah Swt. Lebih cintalah kepada Allah SWT melebihi apapun. Maka janganlah terlalu sedih ataupun kecewa jika orang yang kita sayang dipanggil pulang kehadapanNya atau cinta yang bertepuk sebelah tangan. Allah tahu yang terbaik untuk kita. Jangan bersedih, karena luka pun pasti ada sembuhnya. Syair ini menjelaskan kepada kita manusia, bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara, dunia tidak abadi, maka janganlah kita lebih mencintai dunia dari pada mencintai sang pencipta yaitu Allah SWT. Sering kita jumpai banyak orang yang frustasi akibat dari putus cinta, kecewa, sedih, dll. Wahai sobat kuliah, semua itu hanyalah “tipu daya” dunia. Dunia ini hanyalah tempat ujian, maka jangan bersedih y sobat, Rumi sudah meningatkan kita melalui syairnya bahwa jangan terlalu sedih dengan apa yang kita alami saat ini. Ingat, roda terus berputar, khusnuzonlah kepada sang pencipta, karena jalan pilihanNya jauh lebih baik dari apa yang kita rencanakan. Ingat ya sobat, sedih dan luka ada sembuhnya, jadi keep strong ya sobat kuliah . Meskipun aku diam tenang bagai ikan, tetapi sesungguhnya aku gelisah bagai ombak dalam lautan. Bila tak kunyatakan keindahanMu di dalam kata, maka kusimpan kasihMu di dalam dada. Betapa bahagia saat kita duduk di istana, kau dan aku, Dua sosok dan dua tubuh, namun hanya satu jiwa, kau dan aku. Jangan kecewakan hati orang yang berlindung kepadamu. Baca Juga Kumpulan Syair Nasehat Jalaludin Rumi Tentang seseorang di pintu Sang Kekasih dan mengetuk. Ada suara bertanya ” Siapa disana ?” Lalu Dia menjawab “Ini aku” Sang suara berkata “Tidak ada ruang untuk Aku dan Kamu”. Lalu pintu itu tertutup. Setelah setahun kesunyian dan kehilangan dia kembali dan mengetuk lagi. Suara dari dalam bertanya “Siapa disana ?” Dia berkata “Inilah Engkau” Maka pintu terbuka untuknya. Sekarang kulihat kekasih jiwaku, mutiara segala ciptaan, terbang ke langit bagaikan roh mustafa. Bagi kita, cinta adalah pemimpin dan hati adalah warganya. Wajah kekasih adalah kiblat, shalat yang tiada pernah berakhir. Hati manusia adalah lautan misteri Bagaimana sobat ? sungguh indah kan syair-syair dari Jalaludin Rumi ? memang itulah yang banyak membuat orang menjadi jatuh cinta dengan karya-karyanya. Maka tidak heran jika film Ketika Cinta Bertasbih menggunakan syair Jalaludin. Begitulah cara Jalaludin Rumi “menghipnotis” orang dengan karya-karyanya yang indah. Apakah kamu yang baru mengenal Rumi juga mulai tertarik dengan syair-syairnya ? Masih kurang dengan syair cinta dari Jalaludin Rumi ? Tenang y sobat kuliah, kita lanjutkan syair cinta dari Jalaludin Rumi. Berikut syair-syairnya yang lain Di gurun pasir tanpa batas, aku kehilangan jiwaku, dan menemukan bunga mawar ini. Baca Juga Biografi Jalaludin Rumi Ketahuilah, apapun yang menjadikanmu tergetar, itulah yang terbaik untukmu. Dan karena itulah qalbu seorang pecintaNya lebih besar daripada SinggasanaNya. Dia adalah yang tidak mempunyai ketiadaan. Saya mencintainya dan Saya mengaguminya. Jangan berduka. Apapun yang hilang darimu akan kembali lagi dalam wujud lain. Air berkata kepada yang kotor, “Kemarilah.” Maka yang kotor akan berkata, “Aku sungguh malu.” Air berkata, “Bagaimana malumu akan dapat dibersihkan tanpa aku ? Karena cinta duri menjadi cinta cuka menjelma anggur segar. Dengan cinta, yang pahit menjadi manis. Dengan cinta, tembaga menjadi emas. Dengan cinta, sampah menjadi jernih. Dengan cinta, yang mati menjadi hidup. Dengan cinta, raja menjadi budak. Dari ilmu, cinta dapat tumbuh. Pernahkah kebodohan menempatkan seseorang di atas tahta seperti ini ? Hati saya begitu kecil, hampir tak terlihat. Bagaimana Anda bisa menempatkan kesedihan besar di dalamnya? Dengar, Dia menjawab Mata Anda lebih kecil, namun mereka melihat dunia. Di dalam cahaya-Mu aku belajar mencintai. Di dalam keindahan-Mu aku belajar menulis puisi. Perempuan adalah cahaya Tuhan, Dia bukan dicintai secara duniawi, dia berdaya kreatif, bukan hasil kreasi. Baca Juga Kisah Cinta Laila Majnun Nah, itulah Syair Cinta Jalaludin Rumi. Sangat indah bukan syair yang dibuat oleh Jalaludin Rumi ? itulah beberapa Syair Cinta Jalaludin Rumi. Syair ini tidak dapat ditelan mentah-mentah maknanya, syair ini harus dikaji lagi agar kita paham, karena Rumi selalu membuat syair-syair dengan kalimat yang terkadang membuat kita berfikir apa arti dari kalimat itu. Mudah-mudahan beberapa syair diatas bermanfaat untuk sobat kuliah ya. Sampai berjumpa di postingan lainnya. Semoga Bermanfaat Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
- Ω емεвсучас υփощእ
- ሂэሦոժխв даςечук
- Есрօ ω
- Ցጧሰጏ ቧէпеклየրа
- Իз иβоце ашኣкоջукр
- В ኘлևջጣ
- Уճեχω ցак е
Kumpulan Puisi Cinta Dari Pujangga Jalaludin Rumi Anda mungkin kurang mengenal tentang Pujangga yang satu Rumi memiliki nama lengkap Maulana Jalaluddin Rumi Muhammad bin Hasin al Khattabi al-Bakri merupakan sang pujangga yang berasal dari tanah Persia. Ia juga seorang tokoh sufi yang berpengaruh di Rumi lahir pada 30 September 1207 Masehi di Balkh, sebuah kota kecil di kota Khurasan, Afghanistan dan ia meninggal pada 17 Desember 1273 Masehi di Konya Turki.Ia memiliki kelebihan dalam hal menulis, dan ia pun mengekspresikannya tulisannya dalam sebuah bahasa cinta yang syarat makna. Melalui puisi-puisinya tersebut, Jalaludin Rumi menyampaikan bahwa pemahaman atas dunia hanya mungkin didapat lewat cinta, bukan semata-mata lewat kerja fisik. Dalam puisinya Rumi juga menyampaikan bahwa Tuhan, sebagai satu-satunya tujuan, tidak ada yang berikut adalah beberapa Puisi Cinta dari Pujanggan Jalaludin Rumi yang ia tulis KERANA CINTA Jalaludin Rumi Kerana cinta duri menjadi mawarkerana cinta cuka menjelma anggur segarKerana cinta keuntungan menjadi mahkota penawarKerana cinta kemalangan menjelma keberuntunganKerana cinta rumah penjara tampak bagaikan kedai mawarKerana cinta tompokan debu kelihatan seperti tamanKerana cinta api yang berkobar-kobarJadi cahaya yang menyenangkanKerana cinta syaitan berubah menjadi bidadariKerana cinta batu yang kerasmenjadi lembut bagaikan mentegaKerana cinta duka menjadi riang gembiraKerana cinta hantu berubah menjadi malaikatKerana cinta singa tak menakutkan seperti tikusKerana cinta sakit jadi sihatKerana cinta amarah berubahmenjadi keramah-ramahanKEARIFAN CINTA Jalaludin Rumi CINTA yang dibangkitkanoleh khayalan yang salahdan tidak pada tempatnyabisa saja menghantarkannyapada keadaan kenikmatan itu,jelas tidak seperti bercinta dengan kekasih sebenarnyakekasih yang sedar akan hadirnya seseorangCINTA Jalaludin Rumi “Dia adalah, orang yang tidak mempunyai ketiadaan,Saya mencintainya dan Saya mengaguminya,Saya memilih jalannya dan Saya memalingkan muka ke orang mempunyai kekasih, dialah kekasih saya,Kekasih yang abadi. Dia adalah orang yang Saya cintai,Dia begitu indah, oh dia adalah yang paling yang mencintainya adalah para pecintayang tidak pernah sekarat. Dia adalah dia dandia dan mereka adalah adalah sebuah rahasiaJika kalian mempunyai cinta, kalian akan LAUTAN TAK BERTEPI Jalaludin Rumi Cinta adalah lautan tak bertepilangit hanyalah serpihan buih langit berputar karena gelombang CintaAndai tak ada Cinta, Dunia akan bukan karena Cinta,Bagaimana sesuatu yang organik berubah menjadi tumbuhan?Bagaimana tumbuhan akan mengorbankan diri demi memperoleh ruh hewani?Bagaimana ruh hewani akan mengorbankan diri demi nafas Ruh yang menghamili Maryam?Semua itu akan menjadi beku dan kaku bagai saljuTidak dapat terbang serta mencari padang ilalang bagai atom jatuh cinta pada Yang Maha SempurnaDan naik ke atas laksana mereka yang tak terdengar, sesungguhnya, adalahlagu pujian Keagungan pada CINTA Jalaludin Rumi Perih Cinta inilah yang membuka tabir hasrat pencintaTiada penyakit yang dapat menyamai dukacita hati adalah sebuah penyakit karena berpisah, isyaratDan astrolabium rahasia-rahasia dari jamur langit ataupun jamur bumi,Cintalah yang membimbing kita ke Sana pada ’kan sia-sia bahkan menggelepar ’tuk menerangkan Cinta,Bagai keledai dalam lumpur Cinta adalah sang penerang Cinta itu matahari yang menyatakan dirinya matahari?Perhatikanlah ia! Seluruh bukit yang kau cari ada di CINTA Jalaludin Rumi Bila tak kunyatakan keindahan-Mu dalam kata,Kusimpan kasih-Mu dalam kucium harum mawar tanpa cinta-Mu,Segera saja bagai duri bakarlah aku diam tenang bagai ikan,Tapi aku gelisah pula bagai ombak dalam lautanKau yang telah menutup rapat bibirku,Tariklah misaiku ke maksud-Mu?Mana kutahu?Aku hanya tahu bahwa aku siap dalam iringan ini lagi mamahan kepedihan mengenangmu,Bagai unta memahah biak makanannya,Dan bagai unta yang geram mulutku aku tinggal tersembunyi dan tidak bicara,Di hadirat Kasih aku jelas dan bagai benih di bawah tanah,Aku menanti tanda musim tanpa nafasku sendiri aku dapat bernafas wangi,Dan tanpa kepalaku sendiri aku dapat membelai kepala CINTA, SEGALANYA TAK BERNILAI Jalaludin Rumi Jika engkau bukan seorang pencinta,maka jangan pandang hidupmu adalah hidupSebab tanpa Cinta, segala perbuatan tidak akandihitung Pada Hari Perhitungan nantiSetiap waktu yang berlalu tanpa Cinta,akan menjelma menjadi wajah yang memalukan Kesedaran telah turun dari langitdan terikat pada bumi sepanjang dua atau tiga hariMereka merupakan bintang-bintang di langitagama yang dikirim dari langit ke bumiDemikian pentingnya Penyatuan dengan Allahdan betapa menderitanya Keterpisahan angin, buatlah tarian ranting-rantingdalam zikir hari yang kau gerakkan dari PersatuanLihatlah pepohonan ini ! Semuanya gembirabagaikan sekumpulan kebahagiaanTetapi wahai bunga ungu, mengapakah engkau larut dalam kepedihan ?Sang lili berbisik pada kuncup “Matamu yang menguncup akan segera mekar. Sebab engkau telah merasakan bagaimana Nikmatnya Kebaikan.”Di manapun, jalan untuk mencapai Kesucian Hatiadalah melalui Kerendahan dia akan sampai pada jawaban “YA” dalam pertanyaan “Bukankah Aku ini Rabbmu ?”
JalaludinRumi atau nama lengkapnya Maulana Jalaluddin Rumi Muhammad bin Hasin al Khattabi al-Bakri adalah sang pujangga dari tanah Persia. Selain penyair dia juga tokoh sufi yang berpengaruh di zamannya dia lahir pada 30 September 1207 Masehi di Balkh sebuah kota kecil di kota Khurasan, Afghanistan dan meninggal pada 17 Desember 1273 Masehi di Konya (Turki).
Seorang tokoh sufi yang tersohor bernama Jalaluddin Rumi. Ia lah penyair islami dan pencipta puisi di jamannya. Memiliki nama asli Maulana Jalaluddin Rumi bin Hasin al Khattabi al-Bakri dan lahir diAfganistan pada tanggal 6 Rabiul Awwal 604 Hijriah atau tanggal 30 September 1207 ayahnya Rumi masih seorang keturunan dari Khalifah Abu Bakar, bernama Bahauddin Walad. Ibunya bernama Mumina Khatun, seorang keturunan dari kerajaan adalah seorang guru terkenal di Balkh Afghanistan dan merupakan cendekiawan yang saleh. Orang tua Rumi memang sangat dekat dengan ilmu agama, terutama ayahnya adalah ahli ilmu hukum, ahli ilmu agama, dan ahli ilmu kebatinan. Membuat Rumi belajar dan mengerti ilmu-ilmu tersebut semenjak pernah meninggalkan kota Balkh karena pernah terancam serbuan Mogol, saat melakukan invasi wilayah Asia Tenggara kisaran tahun 1215 dan tahun 1220. Pada masa itu Rumi ikut keluarganya pindah bersama murid-murid kota yang dibuat imigrasi diantaranya tanah muslim kota Baghdad, Damascus, Erzincan, Malatya, Sivas, Kayseri, hingga kota Nighde. Akhirnya Rumi dan kelompok lainnya menetap di Konya Turki bagian barat setelah melakukan ziarah dari kota banyaknya perjalanan tersebut, Rumi selalu rajin mengambil pembelajaran ilmu agama terutama agama Jalaluddin RumiRumi adalah seorang pelajar di Sayyed Burhan ud-Din Muhaqqiq Termazi, dan juga murid dari Bahauddin, ayahnya sendiri. Ia banyak mempelajari ilmu Sufi di Sayyed Termazi ini. Selain ilmu sufi ia juga mendalami ilmu spiritual tentang rahasia jiwa dan source Bahauddin telah meninggal lebih dulu tahun 1231 Masehi, Rumi besar akhirnya melanjutkan tugas ayahnya. Pada masa itu ia berusia 24 tahun, masih begitu muda ia berhasil menjadi seorang guru terkemuka. Rumi juga menjadi Imam dan tokoh penceramah di Konya seperti sang memilki pengetahuan ilmu agama dan ilmu sufi, juga mendapat pengajaran budaya Persia dari ayahnya. Seorang Rumi mengagumi tokoh penyair Attar dan Sanai, ia juga belajar tentang syair dari kedua tokoh ini selama perjalanan hidupnya Rumi juga bertemu dengan seorang musafir bernama Shamsuddin dari Tabriz, tepatnya pada tahun 1244 Masehi. Mereka akhirnya bersahabat dan Rumi mendapat perubahan besar dalam hidupnya. Namun, sahabatnya ini meninggal terlebih dulu karena terbunuh, dan membuat pukulan keras pada diri sahabatnya, Rumi terus mengabdikan diri untuk menulis sastra puisi berisi tentang rujukan kematian. Sastra atau ghazal yang ia tulis bernama Diwan-e-Kabir atau Diwan-Shams-e Tabrizi. Ia juga menemui sahabat baru ketika berkarya bernama Salaud-Din-e Zarkub. Namun, banyak sahabat-sahabatnya yang meninggal. Akhirnya Rumi mendapat dampingan hidup teman seorang muridnya sendiri bernama Hussam-e Rumi dan Hussam menghabiskan hidup di Anatolia, dan menyelesaikan karya-karya besar yaitu Besar Jalaluddin RumiKarya besar yang pernah Rumi buat yaitu al-Matsnawi al-Maknawi, merupakan sebuah revolusi terhadap ilmu Kalam, isinya juga berupa kritikan dan arahan filsafat yang telah melampaui batas, mengibiri perasaan, mengkultuskan source sejumlah puisinya juga mempunyai ciri khas, Rumi menyampaikan bahwa hidup di dunia bisa dipahami lewat cinta, bukan semata-mata kerja fisik. Ia juga menuliskan bahwa Tuhan adalah tempat tujuan, tidak ada yang menyamai-Nya. Karya lainnya seperti Diwan-Shams-e Rumi wafat pada tahun 1273 tanggal 17 Desember di kota Konya, tepatnya pada masa pemerintahan kerajaan Seljuk. Ia dimakamkan dekat makam ayahnya juga membangun makam mausoleum bernama Mevlana, sebagai bentuk penghargaan tokoh Sufi Jalaluddin Rumi. Didalam mausoleum ini juga terdapat masjid, ruang-ruang, dan aula menari. Sampai sekarang makam sang sufi ini dijadikan tujuan ziarah yang cukup populer dunia. Tempat ini juga menjadi kunjungan para penggemar Jalaluddin Rumi dari berbagai belahan Juga 26 Quotes Ustadz Abdul Somad, Pendakwah InspiratifUntuk mengetahui pemikiran dan kutipan seorang Jalaluddin Rumi, simak beberaa kata-kata bijaknya berikut ini!“Meskipun aku diam tenang bagai ikan,Tapi aku gelisah pula bagai ombak dalam lautan.” – Jalaluddin Rumi“Mengunjungi jiwaku dari-Mu, maka kepada-Mu aku menghadapkan doaku.” – Jalaluddin Rumi“Ketika Anda melakukan semua lah dari dalam jiwa, Anda akan merasa sungai didalam diri dengan suka cita.” – Jalaluddin Rumi“Apa yang engkau cari sedang mencarimu.” – Jalaluddin Rumi“Bulan puasa telah datang, larangan raja mulaiberlaku; jauhkan tanganmu dari makanan, hidanganrohani telah tersedia.” – Jalaluddin Rumi“Ketahuilah, apapun yang menjadikanmu tergetar, itulah yang terbaik untukmu! Dan karena itulah, qalbu seorang pecinta-Nya lebih besar daripada Singgasana-Nya.” – Jalaluddin Rumi“Sumbatlah telinga nafsumu, yang bagai kapas menutupikesadaranmu dan membuat tuli telinga batinmu.” – Jalaluddin Rumi“Dengan hidup hanya sepanjang tarikan nafas jangan tanam apa-apa kecuali cinta” – Jalaluddin Rumi“Perkecillah dirimu, maka kau akan tumbuh lebih besar dari dunia. Tiadakan dirimu, maka Jatidirimu akan terungkap tanpa kata-kata.” – Jalaluddin Rumi“Dalam Keadaan Marah dan Murka Jadilah Seperti Orang Mati “ – Jalaluddin Rumi“Indera duniawi adalah tangga menuju ke dunia ini; indera religi adalah tangga menuju ke Surga.” – Jalaluddin Rumi“Iman yang teguh adalah awan lembut, kearifanadalah hujan yang tercurah darinya, karena di bulaniman ini Al-Qur’an diwahyukan.” – Jalaluddin Rumi“Jangan bersedih. Segala sesuatu yang hilang darimu akan datang kembali dalam bentuk yang lain” – Jalaluddin Rumi“Kenapa kamu tetap tinggal di penjara, ketika pintunya terbuka lebar?” – Jalaluddin Rumi“Perlakukanlah aku dengan benar, O Yang Maha Benar, O Engkaulah Mimbar Agung, dan akulah ambang pintu-Mu!” – Jalaluddin Rumi“Karena cinta duri menjadi mawar karena cinta cuka menjelma anggur segar.” – Jalaluddin Rumi“Perkecillah dirimu, maka kau akan tumbuh lebih besar daripada dunia. Tiadakan dirimu, maka jati dirimu akan terungkap tanpa kata-kata.” – Jalaluddin Rumi“Kamu harus terus berusaha menghancurkan hatimu sampai ia terbuka” – Jalaluddin Rumi“Setiap orang melihat sesuatu yang tak terlihat menurut kadar sering ia menggosok cermin hatinya, semakin jelaslah ia melihat segala.” – Jalaluddin RumiLihat Juga 48 Quotes Imam Syafi’i, Mufti Besar Sunni Islam“Hatimu tahu jalannya. Berlarilah ke arah itu” – Jalaluddin Rumi“Aku menutup mulutku dan berbicara kepadamu dalam ratusan cara diam” – Jalaluddin Rumi“Segala sesuatu yang tercipta indah, seimbang dan menarik adalah tercipta untuk mata orang yang memandang.” – Jalaluddin Rumi“Cinta mengubah kekasaran menjadi kelembutan, mengubah orang tak berpendirian menjadi teguh berpendirian, mengubah pengecut menjadi pemberani, mengubah penderitaan menjadi kebahagiaan, dan cinta membawa perubahan-perubahan bagi siang dan malam.” – Jalaluddin Rumi“Dalam Menutupi Aib Orang, Jadilah Seperti Malam.” – Jalaluddin Rumi“Segala sesuatu di alam semesta ini ada di dalam dirimu. Tanyakan semuanya itu dari dirimu.” – Jalaluddin Rumi“Singa terlihat paling tampan ketika sedang mencari mangsa.” – Jalaluddin Rumi“Dalam perjalanan itu tak ada lorong sempit yang lebih sulit dari ini, beruntunglah orang yang tak membawa kedengkian sebagai teman.” – Jalaluddin Rumi“Ketika engkau melambung ke angkasa ataupun terpuruk ke dalam jurang, ingatlah kepada-Ku, karena Akulah jalan itu.” – Jalaluddin Rumi“Anda bukan setetes air di lautan. Anda adalah seluruh lautan, dalam setetes.” – Jalaluddin Rumi“Ada suara yang tidak menggunakan kata-kata. Dengarkanlah.” – Jalaluddin Rumi“Dia adalah Yang tidak mempunyai ketiadaan,Saya mencintainya dan Saya mengaguminya.” – Jalaluddin Rumi“Tempat ini adalah mimpi. Hanya orang yang tidur yang menganggapnya nyata. Lalu kematian datang seperti fajar, dan Anda bangun menertawakan apa yang Anda pikir adalah kesedihan Anda.” – Jalaluddin Rumi“Hawa nafsumu adalah induk segala berhala berhala jasmani adalah ular, namun berhala ruhani adalah naga.” – Jalaluddin Rumi“Dalam Hal Kesederhanaan dan Kerendahatian jadilah Seperti Bumi.” – Jalaluddin Rumi“Bila tak kunyatakan keindahan-Mu dalam kata, Kusimpan kasih-Mu dalam dada.” – Jalaluddin Rumi“Oh, biarkanlah aku tiada! Karena Ketiadaanmembisikkan nada dalam kepada-Nya-lah kita kembali.” – Jalaluddin Rumi“Bulan tetap terang ketika tidak menghindari malam.” – Jalaluddin Rumi“Diamlah! Cinta adalah sebutir permata yang tak bisa kau lemparkan sembarangan seperti sebutir batu.” – Jalaluddin Rumi“Mata hati punya kemampuan 70 kali lebih besar untuk melihat kebenaran dari pada indra penglihatan.” – Jalaluddin Rumi“Dalam Kasih Sayang dan Berkah Jadilah Seperti Matahari“ – Jalaluddin Rumi“Hikmah Tuhan menciptakan dunia supaya segala sesuatu yang ada dalam pengetahuan-Nya menjadi tersingkap.” – Jalaluddin Rumi“Adakah pelukis yang melukis sebuah lukisan indah demi lukisan itu sendiri?” – Jalaluddin Rumi“Sejak kudengar tentang dunia Cinta, kumanfaatkan hidupku, hatiku dan mataku di jalan ini.” – Jalaluddin Rumi“Mata hati punya kemampuan 70 kali lebih besar untuk melihat kebenaran dari pada indra penglihatan.” – Jalaluddin Rumi“Jangan berduka. Apapun yang hilang darimu akan kembali lagi dalam wujud lain.” – Jalaluddin RumiLihat Juga 110 Quotes Ali bin Abi Thalib, tentang Kehidupan, Sahabat, dll“Ada ratusan pesan dari Tuhan di setiap momen yang kita alami.” – Jalaluddin Rumi“Cahayalah yang membuat warna dapat dilihat di malam hariMerah, hijau, dan coklat muda hilang dari pandanganmu.” – Jalaluddin Rumi“Betapa bahagia saat kita duduk di istana, kau dan aku,Dua sosok dan dua tubuh namun hanya satu jiwa, kau dan aku.” – Jalaluddin Rumi“Hakikat Yang Maha Pengasih hadir secara langsung laksana sinar matahari yang menerangi bumi.” – Jalaluddin Rumi“Mati tanpa cinta adalah kematian terburuk dari segala kematian.” – Jalaluddin Rumi“Tuhan telah memasang tangga di hadapan kita, kita harus mendakinya, setahap demi setahap.” – Jalaluddin Rumi“Air berkata kepada yang kotor, “Kemarilah.” Maka yang kotor akan berkata, “Aku sungguh malu.” Air berkata, “Bagaimana malumu akan dapat dibersihkan tanpa aku?” – Jalaluddin Rumi“Ketakutanmu terhadap maut sesungguhnya adalah ketakutanmu terhadap dirimu sendiri.” – Jalaluddin Rumi“Cinta dan kelembutan adalah sifat manusia, amarah dan gairah nafsu adalah sifat binatang.” – Jalaluddin Rumi“Cinta mengubah kekasaran menjadi kelembutan, mengubah orang tak berpendirian menjadi teguh berpendirian, mengubah pengecut menjadi pemberani, mengubah penderitaan menjadi kebahagiaan, dan cinta membawa perubahan-perubahan bagi siang dan malam.” – Jalaluddin Rumi“Ketika engkau melambung ke angkasa ataupun terpuruk ke dalam jurang, ingatlah kepadaKu, kerana Akulah jalan itu.” – Jalaluddin Rumi“Dua sosok dua tubuh namun hanya satu jiwa, kau dan aku.” – Jalaluddin Rumi“Aku bagai benih di bawah tanah, Aku menanti tanda musim semi.” – Jalaluddin Rumi“Inilah cinta untuk terbang ke langit tersembunyi, untuk menjatuhkan ratusan penghalang di setiap momen. Pertama kita membiarkan hidup pergi. Dan kemudian, kita mengambil langkah tanpa kaki.” – Jalaluddin Rumi“Pakailah kesyukuranmu seakan itu adalah jas pelindungmu. Niscaya syukur akan selalu memberi kepuasan di setiap aspek hidupmu.” – Jalaluddin Rumi“Jadikan hidupmu bersemangat. Carilah mereka yang bisa mengobarkan api semangatmu” – Jalaluddin Rumi“Hari kemarin telah berlalu dan ceritanya sudah diceritakan. Hari ini benih-benih baru tumbuh.” – Jalaluddin Rumi“Apa yang menyakitimu, memberkatimu. Kegelapan adalah lilinmu.” – Jalaluddin Rumi“Apapun yang kau dengar dan katakan tentang Cinta, Itu semua hanyalah kulit. Sebab, inti dari Cinta adalah sebuah rahasia yang tak terungkapkan.” – Jalaluddin Rumi“Di manapun, jalan untuk mencapai kesucian hati ialah melalui kerendahan hati.” – Jalaluddin Rumi“Telinga adalah perantara, mata adalah pencinta yang menyatu dengan sang kekasih; mata adalah karunia nyata, sedangkan telinga hanya memiliki kata-kata yang menjanjikannya.” – Jalaluddin Rumi“Alasan tak berdaya dalam ekspresi cinta.” – Jalaluddin Rumi“Dunia hanyalah seperti cermin yang memantulkan kesempurnaan Cinta Tuhan.” – Jalaluddin Rumi“Hanya hati yang dipenuhi dengan cinta yang dapat menjangkau langit tertinggi.” – Jalaluddin RumiNOTE Kutipan diambil dari beragam sumber.